Opsi lainnya berkaitan dengan kemungkinan berakhirnya kerja sama Shin Tae-yong bersama Persija jika dia memilih kembali menangani Timnas Indonesia. Menurut Adit, persoalan tersebut juga perlu memiliki pihak yang bertanggung jawab dalam proses pengakhiran kontrak.
"Kedua, kalau Persija dan STY mengakhiri kontraknya karena STY mau latih Timnas, siapa yang bertanggung jawab memproses pengakhirannya," tambahnya.
Adit menilai Shin Tae-yong merupakan pelatih profesional yang terikat dengan kontrak kerja bersama Persija. Karena itu, dia melihat sang pelatih tetap memiliki kewajiban menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat bersama klub.
"Logikanya STY pasti profesional dan ga semerta-merta mau meninggalkan Persija karena ada permintaan dari netizen," kata Adit.
Dia juga meminta semua pihak mencermati situasi tersebut secara menyeluruh. Menurut Adit, kontrak menjadi salah satu aspek penting yang tidak bisa diabaikan ketika muncul keinginan agar Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia.