“Kita membentuk tim ini bukan hanya sekadar main bola saja, tapi paling tidak, akhlak itu lebih penting. Sebab itu, kita disini untuk mengajarkan para pemain disiplin, terutama masalah ibadah,” kata Bima Sakti dikutip dari unggahan @muslimunited.official, Sabtu (13/8/2022).
“Gak salat aja (denda) Rp100 ribu. Kalau masbuk (terlambat salat berjamaah) itu Rp50 ribu, kalau ga ke masjid sama sekali itu Rp100 ribu. Jadi terkumpul berapa juta gitu, kemudian kita sumbangkan ke panti asuhan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Bima Sakti mengatakan disiplin ibadah ini menjadi salah satu kunci sukses Timnas Indonesia U-16. Pelatih asal Balikpapan itu pun berpesan kepada Garuda Asia agar tetap merendah meski sudah mencapai kesuksesan di Piala AFF U-16 2022.
“Dan alhamdulillah selama kita menjalankan ibadah bersama-sama, kita utamakan akhirat dulu, saya juga sampaikan ke mereka, tidak perlu berlebihan euforianya, kita syukuri saja, tetap rendah hati. Karena kalau kita mulai sombong, kita akan hancur,” pungkasnya.