Dalam penampilan selama 31 menit melawan Tottenham, Baleba memperlihatkan sejumlah kualitas yang dibutuhkan Manchester United. Dia menunjukkan agresivitas dalam merebut kembali bola dan kemampuan melindungi lini pertahanan yang mulai menua.
Kontribusinya juga terlihat ketika menguasai bola. Baleba menyelesaikan 16 dari 18 umpan dengan tingkat akurasi 89 persen serta mencatatkan dua umpan kunci. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua bersama pemain lain dalam pertandingan tersebut.
Statistik itu memberikan indikasi awal mengenai kemampuan Baleba membantu keseimbangan permainan Manchester United. Selain berkontribusi dalam distribusi bola, dia juga menawarkan kekuatan fisik dan kemampuan bertahan yang dinilai kurang terlihat ketika Tielemans dan Mainoo dimainkan bersama.
Penampilan tersebut membuka peluang bagi Baleba untuk tampil sebagai starter saat Manchester United menghadapi Atletico Madrid dalam pertandingan Liga Champions pada pertengahan pekan. Jika mampu mempertahankan kualitas bertahannya, dia berpeluang merebut tempat di susunan utama dan menggeser Tielemans.
Meski demikian, debut positif itu belum otomatis menyelesaikan seluruh persoalan Manchester United. Carrick masih harus menemukan komposisi lini tengah yang mampu menjaga penguasaan bola sekaligus memberikan perlindungan lebih baik kepada pertahanan.