Mauricio Souza menilai performa Jordi Amat sebagai gelandang bertahan berjalan sesuai harapan. Kontribusi tersebut memberi dimensi baru dalam permainan Persija, terutama dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
"Dan pada akhirnya kita mendapatkan satu pemain untuk posisi gelandang bertahan," tambahnya.
Peran baru ini memberi keuntungan taktis bagi Persija di tengah situasi skuad yang belum sepenuhnya ideal. Kehadiran Jordi Amat di lini tengah membuat aliran bola lebih terkontrol dan transisi bertahan berjalan lebih rapi.
Dalam waktu dekat, Persija akan menghadapi tantangan berikutnya saat menjamu Arema FC. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 8 Februari 2026.
Pertandingan itu berpotensi kembali menampilkan Jordi Amat dalam peran barunya, sekaligus menjadi ujian lanjutan efektivitas strategi Mauricio Souza.