Terungkap! Ini Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Kerusuhan di Kanjuruhan Padahal Dilarang FIFA

Avirista Midaada
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan soal penggunaan gas air mata saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan meski ada larangan dari FIFA. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Berikut aturan FIFA soal penggunaan gas air mata di stadion: 

Untuk melindungi para pemain dan ofisial serta menjaga ketertiban umum, diperlukan penempatan steward dan/atau polisi di sekeliling lapangan permainan. Saat melakukannya, pedoman berikut harus dipertimbangkan.

a) Setiap steward atau petugas polisi yang ditempatkan di sekitar lapangan permainan kemungkinan besar akan direkam di televisi, dan oleh karena itu perilaku dan penampilan mereka harus memiliki standar tertinggi setiap saat," lanjut regulasi tersebut.

b) Tidak ada senjata api atau “gas pengendali massa” yang boleh dibawa atau digunakan.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
Soccer
5 hari lalu

Usai Dibantai Borneo FC, Persebaya Usung Kebangkitan Kontra Persita

Soccer
5 hari lalu

Bhayangkara FC Comeback Dramatis Lawan Arema FC, Paul Munster Bongkar Kunci Kemenangan

Soccer
6 hari lalu

Hasil Super League: Diwarnai 2 Kartu Merah, Bhayangkara FC Comeback Taklukkan Arema FC

Soccer
9 hari lalu

Persebaya Dibantai Borneo FC 1-5, Bruno Moreira: Hasil yang Sangat Menyakitkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal