Masuknya Paes ke skuad Ajax terkait rencana jangka panjang klub. Saat ini, posisi penjaga gawang utama diisi Vitezslav Jaros, namun dia dipastikan kembali ke Liverpool setelah musim berakhir.
Sementara itu, Remko Pasveer yang kini berusia 42 tahun sebelumnya memberi sinyal kuat akan mengakhiri karier sebagai pemain setelah musim ini. Kondisi tersebut membuka ruang bagi Ajax untuk menyiapkan suksesor sejak dini.
Proses transfer Paes juga dikaitkan dengan peran direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff. Selain tugasnya di klub Amsterdam, dia juga berperan sebagai penasihat federasi sepak bola Indonesia, tempat Paes berstatus sebagai pemain naturalisasi.
Paes sendiri telah mencatatkan 10 penampilan bersama Timnas Indonesia. Statusnya sebagai kiper Belanda-Indonesia memberi nilai tambah tersendiri bagi Ajax dalam proyek pengembangan skuad.
Dengan kesepakatan ini, Ajax tidak hanya mendapatkan kiper berpengalaman, tetapi juga sosok yang siap menjadi bagian penting regenerasi tim. Kepulangan Paes sekaligus menguatkan kembali ikatan antara Eredivisie dan pemain Timnas Indonesia.