Menurut Henry, menjaga penguasaan bola menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan tersebut. Kehilangan bola dapat membuat permainan semakin terbuka dan menyulitkan tim untuk mempertahankan organisasi pertahanan.
"Namun fokus utamanya adalah jangan kehilangan bola. Karena dalam laga seperti ini, saat Anda kehilangan bola dan permainan mulai merenggang, situasinya akan menjadi terlalu terbuka. Saya paham temponya mungkin tidak secepat yang ingin Anda saksikan, tapi udara di luar sana sangat lembab dan orang-orang ini sudah tidak bisa berlari seperti dulu lagi, jadi kami harus menjaga kerapatan formasi tim," sambungnya.
Kondisi cuaca Jakarta yang lembap juga menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi. Henry memahami para pemain veteran tidak bisa mempertahankan intensitas lari seperti ketika masih aktif berkompetisi di level tertinggi.