Pelatih asal Spanyol tersebut menjelaskan, fokus utama di sesi latihan kali ini adalah penyempurnaan pola serangan Timnas Futsal Indonesia. Selain itu, skema tendangan bebas juga menjadi perhatian untuk mempertajam efektivitas di area lawan.
“Hari ini kami berlatih serangan melawan pertahanan rapat, dengan fokus pada serangan terhadap pertahanan yang dekat dengan gawang mereka, karena penting ketika Anda sampai di sana, Anda memiliki rencana dan gaya bermain sendiri,” kata Souto.
“Kami mencoba bermain sedikit lebih cepat dari sebelumnya, dengan detail yang lebih banyak, dan juga tendangan bebas, karena seperti yang Anda tahu, salah satu kekuatan utama kami sejak saya datang adalah tendangan bebas. Kami hampir selalu mencetak gol dari situasi bola mati di turnamen,” sambungnya.
Souto juga memberi porsi latihan bertahan dan transisi, mengingat futsal merupakan olahraga dengan ritme cepat yang menuntut konsistensi di semua fase permainan. Struktur permainan harus komplit agar tidak mudah dibaca lawan.
“Kami terus mengembangkan sistem serangan dan pertahanan agar semakin berbahaya bagi lawan, karena dalam futsal, Anda tidak hanya bisa mencetak gol dari serangan atau transisi, tetapi juga dari situasi bola mati dan power play, dan saya suka tim saya mempersiapkan semua situasi dan konsisten,” pungkasnya.
Dengan persiapan intens dan fokus yang tajam, Timnas Futsal Indonesia memasuki fase krusial jelang keberangkatan ke Thailand, membawa ambisi besar untuk bersaing memperebutkan medali di SEA Games 2025.