PSSI kini berupaya mengejar kepastian dari HKFA agar Timnas Indonesia tetap memiliki lawan pada periode FIFA Matchday November. Meski demikian, waktu yang tersedia semakin terbatas karena jendela pertandingan internasional berlangsung pada 9-17 November 2026.
“Namun karena kami waktu itu memfokuskan kepada Yordania, akhirnya Hongkong kita tinggal. Tetapi melihat perkembangan makin hari juga kurang bagus di Timur Tengah, makanya akhirnya Yordania kita batalkan dan kami mencoba kembali koordinasi dengan Federasi Hongkong,” pungkas Sumardji.
Apabila komunikasi dengan Hong Kong tidak menghasilkan kesepakatan, Timnas Indonesia berpotensi melewatkan FIFA Matchday November tanpa pertandingan internasional. Situasi tersebut membuat PSSI harus segera menentukan agenda alternatif bagi skuad Garuda.
Timnas Indonesia yang kini ditangani John Herdman kemungkinan memanfaatkan periode tersebut untuk menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC). Agenda itu dapat menjadi pilihan apabila PSSI tidak berhasil mendapatkan lawan pengganti dalam waktu dekat.
Dengan demikian, kepastian agenda Timnas Indonesia pada November 2026 masih bergantung pada hasil komunikasi PSSI dengan federasi sepak bola Hong Kong. Sementara itu, rencana menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman pada 13 November dipastikan batal.