Komunikasi tersebut akan menjadi dasar untuk menilai kemungkinan menjalankan agenda yang telah disusun. Jika situasinya tidak mendukung, Timnas Indonesia harus mencari alternatif pertandingan di negara lain.
“Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain,” tambahnya.
Erick, yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, menegaskan perlindungan terhadap pemain menjadi prioritas. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah.
“Keselamatan pemain adalah yang utama,” katanya.
Rencana bermain tandang pada FIFA Matchday November 2026 disusun atas permintaan pelatih Timnas Indonesia John Herdman. Dia ingin para pemain terbiasa menghadapi atmosfer pertandingan, cuaca, dan kondisi di Timur Tengah.
Adaptasi tersebut menjadi bagian dari persiapan Skuad Garuda menuju Piala Asia 2027. Karena itu, pertandingan tandang di kawasan tersebut memiliki tujuan khusus dalam agenda tim.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Turnamen tersebut akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.