“Terkait hasil di Piala AFF ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," sambungnya.
Yunus memastikan kegagalan di Piala AFF 2026 tidak akan dibiarkan begitu saja. PSSI akan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa Timnas Indonesia pada kompetisi berikutnya.
Menurut Yunus, evaluasi merupakan bagian dari proses yang terus dilakukan PSSI. Proses tersebut tidak hanya dijalankan setelah Timnas Indonesia mengalami kekalahan atau gagal memenuhi target, tetapi juga setelah tim meraih prestasi.
"Ketua Umum PSSI selalu melakukan evaluasi. Tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas, seperti saat melawan Mozambik, Oman, atau saat Timnas Wanita meraih juara Piala AFF Putri di Malaysia,” tutur Yunus.
Evaluasi nantinya melibatkan sejumlah unsur penting di tubuh PSSI. Ketua Umum PSSI akan berdiskusi bersama Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan jajaran pelatih untuk membahas hasil yang didapat Skuad Garuda.