Keunggulan 2-0 bertahan hingga babak pertama. Indonesia tampil dominan dan terus menekan lawan.
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Herdman mempertahankan komposisi pemain untuk menjaga ritme.
Gol ketiga datang pada menit ke-53 melalui Ole Romeny. Dia memanfaatkan situasi bola mati dari sepak pojok untuk memperbesar keunggulan Indonesia.
Saint Kitts and Nevis mencoba membalas lewat serangan cepat. Namun, lini belakang Indonesia tampil disiplin dan sulit ditembus.
Indonesia menutup pesta gol pada menit ke-75 lewat Mauro Zijlstra. Pemain pengganti itu sukses memanfaatkan peluang dan memastikan kemenangan telak.