“Pertandingannya kita pindahkan ke Turki, cari situasi yang aman,” sambungnya.
Meski sempat mengupayakan pemindahan lokasi ke Turki, rencana tersebut tidak dapat direalisasikan. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, PSSI akhirnya memilih membatalkan pertandingan di kawasan Timur Tengah.
“Tapi dengan berbagai pertimbangan, ya kami memutuskan untuk mengambil jalan yang terbaik, ya akhirnya kami putuskan untuk tidak, tidak melaksanakan pertandingan di Timur Tengah,” papar Sumardji.
Setelah agenda melawan Yordania dibatalkan, PSSI bergerak mencari alternatif lawan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Hong Kong untuk membahas kemungkinan pertandingan uji coba.
Namun, rencana menghadapi Hong Kong juga belum mendapatkan kepastian. PSSI masih berusaha mencari negara lain yang memungkinkan untuk menjadi lawan Timnas Indonesia dalam periode FIFA Matchday November 2026.