Pemandangan tersebut terbilang istimewa bagi Lazio. Para pemain Biancocelesti tidak sering mendapatkan kesempatan merayakan kemenangan bersama suporter di stadion karena kelompok ultras dan sebagian besar pendukung klub itu tengah memboikot pertandingan kandang.
Aksi boikot tersebut sudah berlangsung sejak akhir musim lalu. Akibatnya, jumlah penonton Lazio di laga kandang merosot tajam, dengan rata-rata kehadiran hanya sekitar 9.000 orang sejak awal musim ini.
Meski menjauh dari pertandingan kandang, para pendukung Lazio tetap menunjukkan dukungan ketika tim mereka bermain di markas lawan. Sektor tandang klub tersebut bahkan selalu terjual habis dalam empat pertandingan tandang yang telah dijalani musim ini.
Aksi boikot suporter Lazio merupakan bentuk protes terhadap pemilik klub, Claudio Lotito. Para pendukung berharap berkurangnya pemasukan dari penjualan tiket pertandingan kandang dapat mendorong Lotito melepas kepemilikan klub kepada sosok yang dinilai memiliki ambisi lebih besar.
Protes itu tidak menghentikan laju Lazio di lapangan. Tim yang dipimpin Gennaro Gattuso tersebut mampu mengumpulkan enam kemenangan dan satu hasil imbang di Serie A sejauh ini.