Tragedi Kanjuruhan Nyaris Terulang di Gresik, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Fitradian Dimas Kurniawan
Pihak kepolisian terpaksa melepas tembakan gas air mata. (Foto: Istimewa)

Kerusuhan bermula saat suporter tuan rumah ingin melakukan demo di depan pintu VIP. Mereka menyuarakan kekecewaan atas kekalahan tim kesayangannya. Namun, demo tersebut dihalau oleh petugas keamanan. 

Situasi kemudian makin memanas saat oknum suporter melakukan pelemparan batu. Untuk mengendalikan situasi, pihak kepolisian terpaksa melepas tembakan gas air mata.

Akibat kerusuhan tersebut, 10 orang anggota polisi dan tujuh orang suporter dilaporkan mengalami luka ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada insiden ini.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

John Herdman Pantau Liga 2, Braif Fatari: Kompetisi Naik Kelas

57 tahun lalu

John Herdman Pantau Liga 2, Sinyal Pintu Timnas Indonesia Terbuka untuk Pemain Championship

57 tahun lalu

John Herdman Diam-Diam Blusukan ke Liga 2 Demi Jalankan Misi Rahasia Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Diserang Suporter PSPS, Ilham dan Kurniawan Dibela Mati-matian oleh APSSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal