Meski unggul jumlah pemain, Malaysia tetap kesulitan membongkar pertahanan Indonesia. Cheng Hoe mengakui Skuad Garuda tampil disiplin dengan organisasi permainan yang membuat para pemainnya sulit menciptakan gol.
“Kami menciptakan beberapa peluang, tetapi kami melewatkan beberapa kesempatan. Tentu masih ada ruang untuk perbaikan,” kata Cheng Hoe.
Dia juga menjelaskan bermain menghadapi tim dengan 10 pemain tidak selalu memberikan keuntungan besar. Menurut dia, Indonesia mampu mengubah pendekatan permainan dengan bertahan lebih dalam dan mengandalkan serangan balik.
“Kadang dalam sepak bola, cukup sulit bermain melawan tim dengan 10 pemain karena mereka mengubah pendekatan taktik, bertahan lebih dalam, dan melakukan serangan balik,” ujar Cheng Hoe.
Sebelumnya, Malaysia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Bangladesh 3-0. Kini, Harimau Malaya membutuhkan kemenangan atas Singapura untuk memastikan peluang lolos ke final tetap terbuka.
Cheng Hoe berharap performa melawan Indonesia bisa menjadi bekal penting bagi timnya. Dia menilai para pemain Malaysia sudah menunjukkan karakter, disiplin, dan mental bertanding yang dibutuhkan dalam laga penting.
Pertandingan melawan Singapura akan menjadi penentu bagi Malaysia di Grup A. Jika gagal meraih kemenangan, Harimau Malaya harus bersaing dalam laga perebutan posisi ketiga dan keempat bersama tim peringkat kedua dari grup lainnya.