Presiden Inter Milan Beppe Marotta memberikan pujian atas sikap Audero. Dia menilai keputusan Audero melanjutkan laga menunjukkan profesionalisme tinggi.
“Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena berkat dia pertandingan ini bisa dimainkan hingga selesai,” ujar Marotta kepada Sky Sport Italia.
Marotta juga menyinggung insiden flare tersebut. “Ini adalah gestur bodoh,” katanya, merujuk pada tindakan yang mencederai Audero di atas lapangan.
Dia mengaku belum pernah mengalami situasi serupa sepanjang kariernya di dunia sepak bola. “Ini situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun berkarier. Sebuah tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas,” ucap Marotta.
Marotta menyampaikan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan. “Mungkin ini insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami punya kewajiban membangun budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk keras insiden luar biasa ini,” tuturnya.
Terlepas dari insiden tersebut, pertandingan berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0. Gol Inter dicetak di babak pertama oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.
Kemenangan itu membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A. Sementara itu, Emil Audero menuntaskan laga dengan kondisi bisa melanjutkan permainan hingga peluit akhir.