Seorang penggemar menjelaskan detail taktik tersebut di media sosial.
“Safonov diperintahkan sengaja menendang goal kick ke area Olise dan diarahkan sangat keras hingga keluar lapangan seperti lemparan ke dalam dekat kotak penalti. Tujuannya agar mereka bisa menumpuk pemain di sisi Olise sehingga jauh lebih mudah menekan dia. Jujur, ini sangat brilian," tulis seorang fans dikutip dari Sport Bible.
Penggemar lain juga menilai strategi tersebut menjadi salah satu penyebab Olise tampil di bawah performa terbaiknya.
“Safonov sengaja membuat setiap goal kick berujung lemparan ke dalam di sisi Olise. Situasi itu memaksa kedua tim menumpuk pemain di flank kanan dan membuat Olise kalah jumlah serta bermain di ruang sempit," ujarnya.
Komentar lain menyebut strategi Luis Enrique sulit dipahami, tetapi sangat efektif di pertandingan besar.
PSG kini bersiap menghadapi Arsenal pada final Liga Champions yang akan digelar di Budapest, Hungaria, pada 30 Mei mendatang.