Yunus Nusi Ungkap Alasan Mundur dari Jabatan Waketum PSSI: Saya Tak Pantas di Sini!

Andika Rachmansyah
Yunus Nusi mengungkapkan alasannya mundur dari Wakil Ketua Umum PSSI terpilih di Kongres Luar Biasa (KLB), Kamis (16/2/2023). (foto: Andika/MPI).

Yunus Nusi mengaku kalau dirinya tidak pantas menerima jabatan itu. Menurutnya, yang pantas adalah Menpora Amali karena track recordnya di dunia olahraga. Menurutnya, keputusan ini dibuat demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih cerah.

"Rekan-rekan sudah mengetahui bahwa saya mengundurkan diri dari wakil ketua umum terpilih. Tentu saya juga harus mengukur diri, saya tidak merasa lebih baik dari pak Zainudin Amali," ujarnya.

"Beliau telah memberikan yang terbaik untuk sepak bola, olahraga di Indonesia. Tiga tahun saya bersama beliau, saya tahu persis keikhlasan beliau. Saya sangat tidak pantas berada disini, dan yang sangat pantas adalah pak Amali, demi sepak bola saya Indonesia, saya harus mengambil keputusan itu (mundur). Saya yakin di tangan mereka, sepak bola akan semakin luar biasa, ungkapnya.

"Keputusan ini saya ambil, demi sepak bola di masa-masa yang akan datang. Kita doakan sepak bola Indonesia, timnas dan lain-lain akan maju di hari yang akan datang," pungkas Yunus Nusi.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
Soccer
2 hari lalu

PSSI Pastikan Ole Romeny Gabung Timnas Indonesia, Hanya Satu Pemain yang Absen

Soccer
2 hari lalu

PSSI Jelaskan Alasan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Soccer
2 hari lalu

PSSI Rekrut Pakar Sepak Bola Inggris Alistair Smith, Fokus Perkuat Pendidikan dan Pengembangan

Soccer
2 hari lalu

Timnas Indonesia Kumpul Setelah Idul Fitri Jelang FIFA Series 2026, PSSI Pastikan Persiapan Sudah Matang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal