“Cara yang efektif dan terbukti untuk menetralkan virus dan bakteri melalui penyinaran UV-C. Lampu meja desinfeksi UV-C mudah digunakan, dengan panel kontrol ringkas dan dilengkapi panduan suara internal," katanya.
Mengingat paparan sinar UV-C dapat berbahaya untuk mata dan kulit, dia menjelaskan, panduan suara bawaan pada lampu tidak hanya meminta pengguna untuk meninggalkan ruangan sebelum lampu menyala, namun Signify juga menambahkan perlindungan ekstra pada lampu meja tersebut dengan sensor terintegrasi yang mendeteksi gerakan dari manusia, dan langsung mematikan lampu jika terdeteksi adanya gerakan.
Dalam hitungan menit, kata dia, lampu meja desinfeksi Philips UV-C dapat secara efektif melumpuhkan virus, bakteri, jamur, dan spora yang dapat menimbulkan bahaya tak terlihat di rumah.
“Waktu untuk mendesinfeksi ruangan di rumah tergantung pada ukuran ruangan dan jenis permukaan atau benda-benda yang ada di ruangan tersebut. Misalnya, ruang tamu dengan ukuran sedang membutuhkan sekitar 45 menit paparan sinar untuk dibersihkan, kamar tidur membutuhkan 30 menit dan kamar mandi biasa 15 menit,” tuturnya.
Untuk memastikan ruang tersebut didesinfeksi secara efektif, menurut dia, lampu meja desinfeksi Philips UV-C menggunakan dosis yang melebihi dosis yang diperlukan untuk menonaktifkan sebagian besar kuman yang telah diuji terhadap paparan sinar UV-C.
“Seluruh bakteri dan virus yang diuji hingga saat ini merespons iradiasi UV-C. Dalam pengujian laboratorium, lampu UV-C Signify menonaktifkan 99 persen virus SARS CoV-2 dengan waktu paparan enam detik pada permukaan,” ucapnya.