Menurutnya, BenQ Board RP05 dan RM05 dirancang dengan performa true on-device AI agar pendidik dapat lebih fokus pada interaksi dan pengalaman belajar siswa. Teknologi AI yang ditanamkan memungkinkan fungsi seperti pengenalan tulisan tangan, gesture recognition, hingga image recognition berjalan secara real-time tanpa ketergantungan cloud.
Dari sisi perangkat keras, RP05 dan RM05 disebut sebagai large-sized interactive display yang telah dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 10 TOPS. Kapasitas tersebut memungkinkan pemrosesan beban kerja AI langsung di perangkat, sekaligus meningkatkan responsivitas dan privasi data pengguna.
Sistem perangkat lunak BenQ Board juga dibangun di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS). Pendekatan ini memungkinkan pengelolaan perangkat secara terpusat, pembaruan sistem otomatis, serta penerapan standar keamanan enterprise-grade yang dibutuhkan institusi pendidikan dan organisasi berskala besar.
Di sisi kolaborasi profesional, BenQ memperkenalkan InstaShow VS25 dan WDC15 yang mengusung konsep true instant start. Kedua perangkat ini dirancang agar rapat dapat dimulai tanpa instalasi aplikasi, driver, maupun konfigurasi jaringan tambahan.
“Visi kami untuk InstaShow selalu sederhana: teknologi harus memberdayakan pengguna, bukan menuntut perhatian mereka,” ujar President Director BenQ Indonesia, Andryanto C Wijaya.