Laptop ini juga mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM serta penyimpanan dual SSD PCIe 4.0 hingga total 3TB. ASUS menyebut fleksibilitas upgrade tersebut memungkinkan pengguna memperpanjang usia perangkat tanpa harus membeli laptop baru ketika kebutuhan komputasi meningkat.
Agar performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja berat, ASUS menyematkan sistem pendingin ExpertCool yang diklaim mampu menjaga suhu tetap optimal sekaligus meminimalkan kebisingan kipas.
Tak hanya mengandalkan performa, ASUS juga menonjolkan kemampuan AI melalui platform ASUS MyExpert. Platform ini menghadirkan berbagai fitur berbasis AI, mulai dari pembuatan email dan dokumen, peringkasan hasil rapat otomatis, hingga dukungan Windows Copilot+ PC untuk membantu pencarian dokumen, penerjemahan bahasa secara real time, serta otomatisasi pekerjaan.
Untuk mendukung kolaborasi jarak jauh, laptop ini dilengkapi teknologi AI noise-cancelling yang mampu meredam suara bising di sekitar pengguna, serta kamera web AI hingga resolusi 5MP yang dapat menyesuaikan pencahayaan dan pembingkaian secara otomatis saat video conference.
Dari sisi tampilan, ASUS menawarkan dua opsi layar 14 inci berasio 16:10. Varian IPS hadir dengan resolusi hingga 2,5K, refresh rate 144Hz, tingkat kecerahan 400 nits, serta cakupan warna 100 persen sRGB. Sementara versi OLED mengusung resolusi WUXGA dengan cakupan warna DCI-P3 100 persen untuk kebutuhan yang membutuhkan akurasi warna lebih tinggi.