Beda dari Twitter, Google Tak Berencana Terapkan Kerja Jarak Jauh Secara Permanen

Dini Listiyani
Google tak berencana terapkan kerja jarak jauh selamanya (Foto: Unsplash)

Diskusi mengenai kebijakan kerja jarak jauh menggarisbawahi, bagaimana perusahaan teknologi terbesar di dunia mengevaluasi kembali pendekatan mereka terhadap bisnis setelah coronavirus baru memaksa penutupan kantor. Pichai sebelumnya mengatakan sebagian besar karyawan akan bekerja dari jarak jauh untuk sisa 2020.

Awal pekan ini Pichai mengatakan, para pekerja kemungkinan akan datang dengan jadwal rotasi. Sementara kantor-kantor akan beroperasi pada kapasitas 20 persen atau 30 persen pada akhir tahun.

Google berada di tengah-tengah ekspansi kantor besar, termasuk penambahan besar ke kantor pusatnya yang sudah luas di Mountain View, California.

Perusahaan ini juga berinvestasi di kampus besar San Jose, California dan bangunan yang telah direnovasi di New York City. Pichai menyatakan, kerja jarak jauh tidak akan memengaruhi proyek-proyek tersebut.

“Dalam semua skenario saya berharap kita membutuhkan ruang fisik untuk menyatukan orang, tentu saja. Kami memiliki banyak pertumbuhan yang direncanakan di depan. Jadi bahkan jika ada beberapa koreksi saja, saya tidak berpikir jejak kita yang ada akan menjadi masalah,” katanya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
19 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

25 hari lalu

Instagram Down, Tak Bisa Login hingga Feed Menghilang!

25 hari lalu

Instagram dan Facebook Down Sore Ini, Pengguna Tak Bisa Akses!

28 hari lalu

Shopee dan Meta Jalin Kemitraan Afiliasi di Instagram untuk Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal