Data Kredensial Bisa Jadi Ancaman Utama Keamanan Siber

Dini Listiyani
Data Kredensial Bisa Jadi Ancaman Utama Keamanan Siber (Foto: F5)

Surung kemudian melanjutkan pelanggaran yang memanfaatkan kredensial terkompromi milik pengguna dapat berdampak signifikan pada pengguna aplikasi pemerintah dan perusahaan, tergantung dari jenis akun yang diserang. 

Jenis akun yang diserang dapat bervariasi, mulai dari rekening bank, ID asuransi kesehatan, hingga aplikasi perusahaan atau pemerintah. Untuk memastikan aplikasi seluler mereka sudah diamankan dengan baik dari potensi ancaman, berikut beberapa mode pertahanan siber yang dapat diandalkan oleh pemerintah dan perusahaan:

1.  Advanced Web Application Firewall (AWAF)
Lima tahun lalu, Web Application Firewall (WAF) yang masih tradisional sudah dianggap sangat efektif untuk mengurangi serangan berlapis pada sebuah aplikasi. Namun, karena ancaman sekarang sudah sangat berbeda, metode baru diperlukan agar otomasi mitigasi ancaman yang berkembang cepat menjadi lebih efektif.

2. SSL Orchestrator (SSLO)
Konsern terhadap issue privasi telah mendorong pertumbuhan traffic Internet yang terenkripsi, dengan lebih dari 80 persen pemuatan halaman sekarang di enkripsi dengan SSL/TLS. Namun, pertumbuhan ini telah memungkinkan penyerang untuk menyembunyikan ancaman dalam muatan terenkripsi dan menggunakan saluran terenkripsi untuk menghindari deteksi selama eksfiltrasi data. 

Sementara itu, kontrol keamanan yang ada, tidak dapat melakukan dekripsi pada skala yang diperlukan untuk memungkinkan pemeriksaan, sehingga aset penting menjadi rentan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hacker Akun Instagram Ahmad Dhani Terdeteksi! Ternyata...

57 tahun lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Normal Lagi usai Bikin Gaduh Medsos!

57 tahun lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Kena Hack, Mendadak Jual Logam Mulia!

57 tahun lalu

Heboh Kabar 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor, Imigrasi Sebut Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal