Diingatkan soal Aturan, Elon Musk Pertimbangkan Hapus X dari Eropa

Dini Listiyani
Elon Musk Pertimbangkan Hapus X dari Eropa (Foto: freestocks/unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Media sosial Elon Musk, X atau dulunya Twitter kemungkinan segera dihapus dari Eropa. Karena, X dinilai tidak mampu menangani peraturan yang berlaku. 

Belum lama ini pejabat Uni Eropa menulis surat kepada Musk yang berisi peringatan tentang kewajiban hukum perusahaannya terkait Undang-Undang Layanan Digital Komisi Eropa. 

Namun, seorang yang dekat dengan Musk menyatakan dia lebih suka memblokir X di seluruh wilayah dan membuat aplikasi tidak tersedia untuk orang Eropa dibanding mematuhi aturan, sebagaimana dikutip dari Gizmo China. 

Masalah terbaru melibatkan peristiwa terkini di Israel. Tema tersebut merupakan titik pusat untuk serangkaian postingan yang berisi disinformasi. Sebagai contoh adanya cuplikan Video Game digunakan sebagai berita terkini, dan video lama dari Suriah didaur ulang sebagai video baru saja untuk mendapatkan penayangan.

Permasalahan lainnya terkait dengan cara pengguna berbagi konten di media sosial. Dalam beberapa kasus, ujaran kebencian antisemit dan postingan yang mengagung-agungkan terorisme dapat tersebar di media sosial tanpa disadari. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Kembali Melesat, Kini Tembus Rp15,12 Kuadriliun

19 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

1 bulan lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Masih di Pucuk!

1 bulan lalu

Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp12,30 Kuadriliun usai Cetak Sejarah Jadi Triliuner

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal