Diingatkan soal Aturan, Elon Musk Pertimbangkan Hapus X dari Eropa

Dini Listiyani
Elon Musk Pertimbangkan Hapus X dari Eropa (Foto: freestocks/unsplash)

Apalagi, Musk sendiri dikabarkan pernah membagikan postingan dari akun-akun yang menyebarkan konten rasis dan teori konspirasi. Orang-orang yang mengetahui masalah ini percaya jika Musk memblokir Eropa, lalu lintas situs web tersebut akan turun sekitar 9 persen.

Penuruan ini bisa menjadi masalah. Karena, penggunaan jaringan harian dilaporkan sudah turun 40 persen di beberapa wilayah sejak dia mengambil alih kepemimpinan.

Undang-Undang Layanan Digital (DSA) secara signifikan meningkatkan mekanisme penghapusan konten ilegal. Hal ini bertujuan untuk melindungi pengguna dan hak-hak dasar mereka secara efektif di dunia maya, termasuk kebebasan berpendapat. 

Tujuan utama DSA untuk mendorong lingkungan online yang lebih aman. Dengan aturan baru tersebut, platform online harus menerapkan cara untuk mencegah dan menghapus postingan yang berisi barang, layanan, atau konten ilegal. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Platform X dan Bigo Live Tunduk! Menkomdigi Akan Bersikap Tegas Lindungi Anak di Ruang Digital

Nasional
18 jam lalu

Menkomdigi Ungkap X dan Bigo Live Patuhi PP Tunas, Sepakat Naikkan Batas Usia Pengguna

Nasional
22 hari lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Internasional
31 hari lalu

Presiden Meksiko Murka Dituduh Elon Musk Punya Hubungan dengan Kartel Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal