- Diagram alur kerja — untuk semua jenis organisasi
- Skema pengaruh — untuk menggambarkan bagaimana satu variabel dapat mempengaruhi hasil yang diantisipasi
- Diagram aliran data — untuk menunjukkan cara kerja data dalam suatu sistem
- Peta keputusan — untuk mendemonstrasikan semua kemungkinan keputusan untuk suatu masalah
Di sisi lain, kamu juga perlu berbagai macam bentuk dan simbol yang digunakan untuk membuat flow diagram. Ini empat basic simbol flow chart:
- Terminator (Oval): Mewakili awal dan akhir.
- Persegi Panjang: Menggambarkan setiap langkah baru dalam diagram.
- Panah: Membantu menunjukkan aliran proses.
- Diamond (Belah Ketupat): Artinya sebuah keputusan.
Cara Membuat Flowchart
1. Buat daftar konsep inti
Ini harus intuitif dan jelas. Langkah-langkah prosesnya harus sederhana dan mudah dipahami. Keberhasilan diagram alur apa pun terletak pada keterbacaannya.
2. Pilih formatnya
Itu bisa standar dan swimlane. Standar cocok untuk proses sederhana dengan hanya konsep utama dan kemungkinan tindakan. Sedangkan swimlane sesuai dengan proses kerja yang dilakukan oleh beberapa tim. Jadi, setiap tim mengambil 'swimlane'-nya.