Gmail Blokir 18 Juta E-mail Berbahaya Terkait Covid-19 Setiap Hari

Dini Listiyani
Google blokir 18 juta e-mail berbahaya terkait Covid-19 (Foto: Venture Beats)

Tidak semua malware Covid-19 dan ancaman phishing hal baru. Menurut Google, banyak di antaranya adalah kampanye melaware yang baru diperbarui untuk mengeksploitasi perhatian yang meningkat pada Covid-19, sebagaimana dikutip dari Venture Beats, Jumat (17/4/2020).

Machine learning sangat penting bagi upaya Google mencegah malware, phishing, dan e-mail jahat lainnya menjangkau pengguna. Scammers sering mengubah dan mengadaptasi teknik mereka untuk menghindari filter dan memanfaatkan krisis seperti sekarang, sehingga teknologi perlu beradaptasi juga.

Pada awal tahun ini, Google merinci pemindaian dokumen baru yang memanfaatkan deep learning untuk meningkatkan kemampuan deteksi ancaman yang terkandung di dalam attachment.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
27 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

1 bulan lalu

Gemini Makin Fasih Berbahasa Lokal, 84 Persen Pengguna Berinteraksi dengan Bahasa Indonesia

1 bulan lalu

Pengguna Gemini di Asia Tenggara Naik 2 Kali Lipat, Indonesia Jadi Pasar Paling Aktif

1 bulan lalu

Praktisi Pendidikan Ungkap Peran Jurist Tan dan Orang Dalam Google di Kasus Korupsi Laptop

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal