Hacker Iran Incar Akun Gmail Kampanye Trump dan Biden

Dini Listiyani
Aplikasi Gmail (Foto: Unsplash)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Hacker dari Iran dan China menargetkan kampanye Presiden Amerika Donald Trump dan mantan Wakil Presiden Joe Biden. Temuan ini diungkapkan oleh Google belum lama ini.

Menurut tweet dari Director for Google’s Threat Analysis Group Google, hacker dilaporkan menargetkan akun Gmail staf kampanye. Huntley mengatakan tidak ada tanda-tanda akun dikompromikan dan Google mengirimkan peringatan kepada pengguna mengenai hack yang ditargetkan.

Huntley juga mencuitkan, hackers diidentifikasi sebagai China’s APT31 dan Iran’s APT35. Google mengatakan kepada Digital Trends, upaya hack itu baru dan ada beberapa target.

Seorang juru bicara Google mengatakan, perusahaan mendorong staf kampanye untuk menggunakan perlindungan ekstra dalam e-mail mereka. Misalnya, otentikasi dua faktor atau Advanced Protection.

“Kami mendorong staf kampanye menggunakan perlindungan esktra untuk pekerjaan dan e-mail pribadi mereka, dan kami menawarkan sumber daya keamanan seperti Advanced Protection Program dan kunci keamanan gratis untuk kampanye yang memenuhi syarat,” ujar juru bicara Google.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
31 hari lalu

Panggil Google dan Meta, Menkomdigi Pastikan Jaga Keamanan Anak di Ruang Digital

Nasional
31 hari lalu

Meta dan Google Langgar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Pemanggilan

Bisnis
3 bulan lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!

Internet
3 bulan lalu

Menko Pratikno Tegur Google dan YouTube: Perlindungan Anak Tak Cukup Hanya Panduan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal