Ilmuwan Meta Klaim AI Tak Sepintar Anjing: Jangan Dianggap sebagai Ancaman Umat Manusia 

Dini Listiyani
Ilmuwan Meta Klaim AI Tak Sepintar Anjing (Foto: Cristian Castillo/Unsplash)

Sistem AI tidak memiliki kemampuan ini. Mereka hanya dapat membuat keputusan berdasarkan data yang telah mereka latih. Artinya, sistem AI dapat membuat kesalahan saat menghadapi situasi baru yang belum pernah mereka latih. 

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, sistem AI perlu dirancang untuk belajar dari lingkungannya dan beradaptasi dengan situasi baru. Artinya, sistem AI perlu dibuat sebagai “sistem yang dapat dikontrol dan dapat dilatih”. 

Sistem AI juga perlu dirancang agar memahami emosi manusia dan meresponsnya dengan sesuai. Ini akan membutuhkan sistem AI untuk dilatih pada data yang mencakup isyarat emosional, sebagaimana dikutip dari Gizmo China. 

Cara lain guna menjembatani kesenjangan tersebut yakni dengan mengembangkan sistem AI yang memiliki akal sehat. Ini akan membutuhkan sistem AI untuk dilatih pada data yang mencakup informasi tentang dunia di sekitar kita. Sistem AI juga perlu dirancang untuk memahami konteks situasi dan membuat keputusan berdasarkan pemahaman tersebut.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Megawati Ungkap Pernah Jadi Korban AI, Wajahnya Muncul di Video Iklan Kue

4 hari lalu

AI Bisa Bantu Pelaku Usaha Baca Peluang Bisnis? Ini Kata Praktisi Digital

8 hari lalu

Teknologi Video AI Makin Canggih, Wan3.0 Bawa Input Multimodal hingga 30 Detik

13 hari lalu

Kemenkes Siapkan AI yang Bertugas Baca Hasil MRI, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal