Implementasi AI Tak Cukup Andalkan Model, Infrastruktur Data Harus Dibenahi

Rohman Wibowo
World AI Show yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (8/7/2026). (Foto: Rohman Wibowo)

"Sangat penting bagi kami untuk membicarakan tata kelola AI (AI governance). Dalam hal observabilitas, untuk saat ini, ini menjadi informasi dasar yang sangat penting karena kita tidak bisa mengatur hal-hal yang tidak bisa kami lihat," katanya.

Pandangan serupa disampaikan Regional Vice President Indonesia & GMS, Karina Gunawan. Dia menilai banyak perusahaan belum memiliki struktur data yang siap mendukung kebutuhan AI modern karena masih mengandalkan sistem lama.

"Kami perlu mempersiapkan datanya terlebih dahulu. Kami memerlukan layanan terpusat untuk mentransformasi data menjadi ramah AI, yang mungkin bukan ramah sistem, tetapi ramah AI," ujar Karina.

Menurutnya, pembaruan arsitektur sistem menjadi langkah penting agar operasional perusahaan lebih efisien dan mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Dia mengakui banyak organisasi masih bergantung pada sistem warisan yang dibangun untuk kebutuhan masa lalu.

"Mengenai arsitektur, kami perlu mengakui kesalahan masa lalu. Kami menyadari dengan AI bahwa sistem lama tidak efisien, dan kami perlu memperbaikinya," katanya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AI Tak Lagi Hanya Digunakan di Dunia Kerja, Kini Jadi Asisten Rumah Tangga

57 tahun lalu

World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia

57 tahun lalu

AI dan Deepfake Makin Canggih, KADIN Minta Perbankan Perkuat Keamanan Siber

57 tahun lalu

Halodoc Andalkan AI untuk Percepat Layanan Dokter dan Pasien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal