Intip Tantangan Keamanan Siber di 2021

Pernita Hestin Untari
Intip Tantangan Keamanan Siber di 2021 (Foto: Unsplash)
"Penyerang melihat adanya peluang dimana  punya target menggunakan komputer pribadi tanpa keamanan yang cukup. Mereka melihat ada celah yang dapat dieksploitasi," ujarnya.

Terakhir, lanjut Adi data pengguna akan tetap menjadi komoditi yang paling diincar. Hal tersebut menjadi tantangan untuk penyedia layanan untuk meningkatkan sistem keamanannya.

"Kecendrungan ini akan meningkat ,bagaimana penyelenggara sistem elektronik harus terus bisa memaknai ini untuk pengamanan data. Sehingga data tidak diamankan saja saat ditransmisikan tetapi juga saat disimpan harus diamankan sehingga ketika ada kebocoran syukur-syukur terenkripsi sehingga tidak bisa diekspos oleh peretas," katanya.

Sebelumnya Adi mengungkapkan anomali trafik yang dideteksi oleh pihaknya menunjukkan hasil yang mencengangkan pada 2020. Di mana serangan siber meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2019 yakni mencapai angka 495.337.202 di tahun tersebut. Adapun beberapa serangan siber yang paling sering ditemukan yakni malware dan trojan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
19 hari lalu

Indonesia dan India Sepakat Kerja Sama Pengembangan AI hingga Keamanan Siber

Nasional
5 bulan lalu

Purbaya Panggil Hacker Benahi Keamanan Coretax: Hacker Kita Jago, Ditakuti Dunia

Nasional
5 bulan lalu

Purbaya Klaim Masalah Coretax Hampir Rampung: Kita Panggil Hacker yang Jago-Jago

Internet
5 bulan lalu

Kemajuan Teknologi Buka Celah Kejahatan Siber, Ini Langkah Komdigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal