Lintasarta Kembangkan Teknologi AI di Indonesia

Dani M Dahwilani
Perusahaan di Indonesia terus melakukan transformasi digital untuk mendorong penguatan bisnis dan industri melalui teknologi kecerdasan buatan, Artificial Intelligence (AI). (Foto: Lintasarta)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan-perusahaan di Indonesia terus melakukan transformasi digital untuk mendorong penguatan bisnis dan industri melalui teknologi kecerdasan buatan, Artificial Intelligence (AI). Salah satunya dilakukan Lintasarta. 

“Kami bersama induk perusahaan, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Nvidia, telah berkomitmen menghadirkan solusi inovatif yang akan mendorong bisnis Indonesia berkembang pesat. Kolaborasi ini meliputi penyediaan teknologi cloud terdepan melalui produk Deka GPU dengan added value dari produk Nvidia, untuk memperkuat platform AI Lintasarta dan bisnis bagi pengguna," ujar Presiden Direktur and CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena dalam keterangan persnya dilansir Jumat (5/4/2024).

Di bidang konektivitas, dia menuturkan, perusahaan menghadirkan solusi jaringan cerdas SD-WAN, koneksi internet dedicated berkecepatan tinggi, serta MPLS VPN, jaringan virtual private yang aman. Selain itu, ada layanan Cloud (Deka GPU) meliputi infrastruktur Cloud yang scalable dan secure, Deka GPU yang dioptimalkan untuk komputasi intensif berbasis AI, dan Managed Services untuk membantu pengelolaan infrastruktur Cloud dengan mudah dan efisien.

"Terkait keamanan siber, Lintasarta mengembangkan Managed Security Services yang kini disebut Squra Cybersec. Semua pengembangan inovasi produk dan layanan ini dilengkapi dengan kepatuhan terhadap sertifikasi di setiap lini bisnis dan produk," katanya.

Bayu mengukapkan talenta di Lintasarta memiliki peran penting dalam menggerakkan inovasi dan pertumbuhan perusahaan. Demografi yang beragam terdiri atas 63 persen Generasi Y dan Generasi Z, serta 37 persen Generasi X, menjadi kekuatan pendorong transformasi perusahaan di masa depan. 

"Kontribusi talenta-talenta muda di perusahaan meliputi pengembangan solusi AI, pengembangan budaya kerja kreatif, dinamis, dan kolaboratif, serta pengembangan produk dengan layanan baru sesuai dengan kebutuhan era digital," ujarnya. 

Perusahaan yang telah melanglangbuana selama 36 tahun tersebut kini memiliki tiga data center, tiga coud infrastructure yang menjangkau sekitar 397 kota dengan jaringan Fiber Optic. Lintasarta juga memiliki 1.800 lebih VSAT remote dan 2.400 lebih pengguna di seluruh Indonesia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Ancaman Sinar UV, Teknologi AI Bisa Deteksi Dini Kanker Kulit

Bisnis
16 hari lalu

TelkomGroup Jalin Kerja Sama dengan Huawei, Perkuat Ekosistem Data Center

Nasional
19 hari lalu

Meutya Hafid Minta Pejabat Baru Percepat Transformasi Digital

Bisnis
28 hari lalu

Kinerja Transaction Banking BRI Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal