Masih Khawatir, Bapak AI Dunia Tak Yakin Kecerdasan Buatan yang Baik Bisa Menang

Dini Listiyani
Bapak AI Dunia Tak Yakin Kecerdasan Buatan yang Baik Bisa Menang (Foto: Andrea De Santis/Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Profesor Universitas Toronto Geoffrey Hinton atau sering disebut Godfather of AI menjadi pengawas tidak resmi industri. Dia berhanti bekerja di Google agar lebih bebas mengkritik bidang yang dia bantu rintis. 

Bapak AI melihat lonjakan AI generatif baru-baru ini seperti ChatGPT dan Bing Chat sebagai tanda percepatan pengembangan yang tidak terkendali dan berpotensi berbahaya. Sementara itu, Google tampaknya melepaskan pengekangan sebelumnya karena mengejar pesaing produk lain. 

Pada konferensi Collision pekan ini di Toronto, Hinton memperluas keprihatinannya. Dia tidak yakin AI yang baik akan muncul sebagai pemenang atas variasi yang buruk. 

Hinton yakin adopsi AI secara etis mungkin membutuhkan biaya yang mahal. Dia berpendapat AI hanya sebagus orang membuatnya, dan teknologi yang buruk itu masih bisa menang. 

"Saya tidak yakin AI bagus yang mencoba menghentikan hal buruk bisa saya kendalikan. Mungkin sulit untuk menghentikan kompleks industri militer dari memproduksi robot perang," kata Hinton. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Komdigi Buka Lagi Akses Grok AI di Indonesia, Pengawasan Ketat Harga Mati!

Internet
3 hari lalu

Usai Blokir Dibuka, Grok Dipantau Ketat Komdigi!

Internet
3 hari lalu

Komdigi Akui Serangan Siber Makin Canggih gegara AI: Ada Zero Click Attack!

Internet
8 hari lalu

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal