Masih Khawatir, Bapak AI Dunia Tak Yakin Kecerdasan Buatan yang Baik Bisa Menang

Dini Listiyani
Bapak AI Dunia Tak Yakin Kecerdasan Buatan yang Baik Bisa Menang (Foto: Andrea De Santis/Unsplash)

Meski dia percaya model bahasa besar (AI terlatih yang menghasilkan teks seperti manusia seperti ChatGPT OpenAI) dapat menyebabkan peningkatan besar dalam produktivitas, dia khawatir kelas penguasa mungkin hanya mengeksploitasi ini untuk memperkaya diri mereka sendiri, memperluas kesenjangan kekayaan besar yang sudah ada. 

Menurut Hinton itu akan membuat yang kaya semakin kaya dan miskin semakin miskin. Hinton juga menegaskan kembali pandangannya yang banyak dipublikasikan AI dapat menimbulkan risiko eksistensial bagi umat manusia. 

Jika kecerdasan buatan menjadi lebih pintar dari manusia, tidak ada jaminan manusia akan tetap memegang kendali. “Kami dalam masalah jika AI memutuskan mengambil kendali diperlukan untuk mencapai tujuannya," kata Hinton. 

Baginya, ancaman tersebut bukan hanya fiksi ilmiah; Mereka harus ditanggapi dengan serius. Dia khawatir masyarakat hanya akan mengekang robot pembunuh setelah memiliki kesempatan untuk melihat "betapa buruknya" mereka.

Ada banyak masalah yang ada. Dia berpendapat bias dan diskriminasi tetap menjadi masalah, karena data pelatihan AI yang miring dapat menghasilkan hasil yang tidak adil. 

Algoritma juga menciptakan ruang gema yang memperkuat informasi yang salah dan masalah kesehatan mental. Hinton juga khawatir tentang AI yang menyebarkan informasi yang salah di luar kamar tersebut. Dia tidak yakin apakah mungkin untuk menangkap setiap klaim palsu, meskipun penting untuk menandai semua yang palsu sebagai palsu.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...

Nasional
5 hari lalu

Qodari Sebut Tuduhan Amien Rais ke Presiden Prabowo Contoh Nyata Bahaya Hoaks di Medsos

Sains
6 hari lalu

Belajar Pakai AI, Ini Harus Diperhatikan agar Siswa Tetap Berpikir Kritis

Sains
6 hari lalu

Gunakan AI Secara Instan, Pakar Peringatkan Siswa Akan Malas Berpikir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal