Salah satu pernyataan dokter yang diserang netizen adalah postingan Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi dr Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP(K) di Threads. Dokter Bobby menegaskan kalau GERD tidak menyebabkan sakit jantung.
"GERD gak bikin sakit jantung. Sudah itu saja," kata dr Bobby singkat.
Rupanya, postingan itu langsung diserang netizen, salah satunya akun @jumozaa yang ngeyel yang menyebut kalau GERD ada kaitannya dengan masalah jantung. Padahal, informasi awal disampaikan oleh dokter yang mengerti ilmunya.
Si netizen dengan gampangnya malah meminta dr Bobby untuk belajar lagi ilmu kedokteran. Hal ini yang kemudian memicu istilah 'Matinya Kepakaran' viral di jagat maya.
"(GERD) gak bikin sakit jantung, tapi dada sesak. Kematian Lula henti napas, henti napas henti jantung, karena kurangnya oksigen yang mengalir ke darah. Darah tidak mengalir, jantung berhenti. GERD anxiety memang gak bikin sakit jantung, tapi bisa berhubungan dengan jantung. Belajar lagi deh dok," kata si netizen.
Reaksi netizen seperti ini ternyata bukan hanya satu orang, tapi banyak. Misalnya saja akun @hestisyawalia, dia bahkan berani menantang dokter yang menyebut GERD tidak ada kaitannya dengan masalah jantung.