Ngeri, 5 Orang Digantung di India Gara-Gara Rumor WhatsApp

Dini Listiyani
Kasus kekerasan terjadi di India. (Foto: Engadget)

Sentimen publik yang melonjak dan pembunuhan yang mendorong 650.000 minoritas Muslim Rohingya Myanmar keluar dari negara tersebut, didorong oleh hate speech yang menyebar online, terutama melalui Facebook.

Kurang dari satu persen penduduknya memiliki akses internet pada 2104, tapi sekarang seperempat dari 53 juta penduduk Myanmar menggunakan Facebook. Mengingat adopsi dan penggunaan yang cepat oleh pemerintah untuk menyampaikan pesan publik, tak heran para ahli hak asasi manusia PBB percaya, jaringan sosial memainkan peran dalam penyebaran hate speech.

Dalam beberapa hari terakhir, WhatsApp, layanan pesan online milik Facebook telah memberikan kontrol ke administrasi grup yang anggotanya bisa mem-posting pesan.

"WhatsApp bekerja untuk membuatnya jelas saat pengguna telah menerima informasi yang diteruskan dan memberikan kontrol kepada administrator grup untuk mengurangi penyebaran pesan yang tidak diinginkan dalam obrolan pribadi," kata juru bicara WhatsApp.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
25 hari lalu

Pengendara Kini Bisa Angkat Telepon dan Chat WhatsApp Langsung dari Layar Mobil

1 bulan lalu

Terungkap! Ini Isi Pesan WhatsApp Teror Bom di SD Jaksel

1 bulan lalu

Fitur Username WhatsApp Tidak Aman dan Rentan Penipuan? Meta Buka Suara!

2 bulan lalu

Cara Membuat Username WhatsApp, Gampang Banget!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal