Perilaku Konsumen Berubah, Ini Tips Jualan Laku Keras di TikTok 

Muhamad Fadli Ramadan
Perilaku Konsumen Berubah, Ini Tips Jualan Laku Keras di TikTok  (Foto: unsplash)

"Karena kan konsumen sebelum mereka melakukan pembelian, ada proses di mana mereka menemukan barang, terus melakukan pertimbangan, itu semua rutin harus ada konten yang disajikan. Jadi brand tidak hanya bikin konten trus besoknya ada yang beli. Brand itu harus hadir di seluruh partition bukan hanya ingin menuai hasilnya saja," tuturnya.

Oleh karena itu, Astarini memberikan tiga cara kepada brand yang dapat meningkatkan transaksi belanja. Itu ada konten yang dibuat informatif dan menghibur, produk yang ditawarkan sesuai dengan apa yang ada di kehidupan nyata, serta menarik.

"Tipe-tipe konten itu seperti apa? Pertama harus informatif, karena konsumen datang gak lihat ada promo apa. Terus yang kedua realiatis apa engga nih konten yang disajikan. Dan ketiga harus engaging," tuturnya.

Astarini mengatakan, saat ini konsumen melakukan transaksi berdasarkan intuisi mereka. Ini membuat sebanyak 59 persen konsumen membeli barang non-promosi.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Facebook Siap Bayar Rp50 Juta per Bulan untuk Kreator Konten, Ini Tugasnya!

Soccer
3 hari lalu

Mantan Bintang MU Banting Setir Jadi Konten Kreator Masak di TikTok

Nasional
16 hari lalu

Polisi Ungkap Alasan Richard Lee Live TikTok saat Mangkir Pemeriksaan

Nasional
17 hari lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal