Presenter Virtual Bukti AI Mampu Berkolaborasi dengan Media Konvensional

Wahyu Sibarani
Presenter Virtual Bukti AI Mampu Berkolaborasi dengan Media Konvensional (Foto: Aldhi/MPI)

Sebagai contoh, penggunaan aplikasi khusus yang dapat menghilangkan gangguan suara saat wartawan merekam audio untuk menyampaikan berita. 

"Suara yang terekam jauh lebih bersih dibanding menggunakan clip on. Ini hal yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan. Masalah teknis yang tidak terpecehkan kini justru bisa terjawab," katanya. 

Dari situlah Prabu melihat perlu upaya penyesuaian cara kerja jurnalistik lama dalam menerima keceradasan buatan. Dia melihat kecerdasan buatan dapat ditempatkan dalam salah satu rantai produksi pembuatan berita. 

"Tinggal bagaimana kita memosisikan AI. Apakah sebagai makhluk yang akan bersaing dengan media mainstream atau media mainstream yang beradaptasi," tuturnya. 

Lebih lanjut, Prabu menjelaskan keberhasilan iNews Media Group menghadirkan presenter virtual menjadi catatan khsusu di dunia jurnalistik. Dia yakin presenter virtual itu adalah yang pertama tampil di layar televisi Indonesia. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bisnis Indonesia Awards Dorong Pemenang Terus Berinovasi Hadapi Tantangan Global

57 tahun lalu

MNC Digital Raih Bisnis Indonesia Award, Angela Tanoesoedibjo: Terus Berinovasi di Tengah Perkembangan AI

57 tahun lalu

MICoCS 2026 Bahas Masa Depan Komunikasi di Era AI, Akademisi Lintas Negara Soroti Ancaman hingga Peluang

57 tahun lalu

220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal