Angela menjelaskan, banyak pemain lokal yang terus berusaha bersaing dengan asing dalam peta ekonomi digital Indonesia. Hal ini masih memerlukan perhatian di seluruh pemangku kepentingan.
"Kita perlu memastikan pemain dalam negeri juga bisa mengambil peran yang signifikan, setidaknya di dalam negeri," katanya dalam day 3: Future & Ecosystems” (Towards Metaverse, Smart & Safe Nation, Digital Economy & Startup, Future Data Science &AI) secara virtual, Selasa (29/11/2022).
Saat ini, kata Angela, pemerintah melihat peluang peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan juga kualitas pelayanan masyarakat dengan transformasi digital. Angela juga mengatakan beragam pelayanan publik juga sudah mulai terdigitalisasi, termasuk sistem pendaftaran dan pembayaran online untuk visa on arrival.