Skripsi Pakai AI, Apa Boleh? Dosen UNEJ Beri Penjelasannya

Muhammad Sukardi
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (FKIP UNEJ), Randi Pratama Murtikusuma. (Foto: Istimewa)

Metode Penelitian Tetap Harus Dipahami

Kesulitan berikutnya biasanya muncul ketika mahasiswa menentukan metode penelitian. Dalam penelitian kuantitatif, mahasiswa perlu memahami dasar penentuan sampel dan pemilihan uji statistik.

Sementara penelitian kualitatif membutuhkan pemahaman mengenai informan, wawancara, pengumpulan data hingga analisis.

AI dapat membantu menjelaskan istilah atau konsep yang belum dipahami. Namun, mahasiswa tetap perlu mengetahui alasan memilih metode tertentu dan mampu menjelaskan kaitannya dengan masalah penelitian.

Kemampuan membangun argumen juga menjadi bagian penting. Mahasiswa harus dapat menjelaskan alasan memilih masalah, teori yang digunakan, serta dasar dari keputusan penelitian yang dibuat.

Jangan Takut Bimbingan karena Revisi

Selain persoalan penelitian, proses bimbingan juga kerap membuat mahasiswa menunda pengerjaan skripsi. Sebagian merasa perlu menyelesaikan tulisan terlebih dahulu karena takut mendapatkan revisi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

MNC University Gelar Seminar Smart Tax for Digital Workers, Bekali Mahasiswa dan Camaba tentang Pajak Era Digital

6 hari lalu

Tingkatkan Kualitas Layanan di Kampus, MNC University Gandeng ASQI Gelar Pelatihan bagi Dosen dan Tendik

1 bulan lalu

Rektor MNC University Jadi Penguji Tamu Sidang Skripsi DKV Universitas Esa Unggul, Perkuat Kerja Sama

3 bulan lalu

Lucunya Nuca Tanda Tangani Skripsi di Acara Lagi Sama Nuca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal