Tinggalkan Sistem Penyimpanan Konvensional, Lexar Kembangkan AI Storage Core

Dani M Dahwilani
Metode penyimpanan konvensional dinilai tidak lagi mampu mengimbangi perkembangan endpoint berbasis AI. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong perubahan besar dalam teknologi penyimpanan data. Seiring komputasi AI yang semakin bergeser dari cloud ke edge, perangkat seperti AI PC, kendaraan cerdas, hingga sistem robotika kini menghadapi tantangan penyimpanan yang semakin kompleks.

Metode penyimpanan konvensional dinilai tidak lagi mampu mengimbangi perkembangan endpoint berbasis AI. Kondisi tersebut membuat bandwidth dan responsivitas penyimpanan menjadi salah satu hambatan utama dalam mendukung performa perangkat AI generasi terbaru.

Berdasarkan proyeksi Gartner, pengiriman AI PC diperkirakan mencapai 143 juta unit pada 2026 atau mewakili lebih dari setengah pasar PC global. Menjawab tren tersebut, Lexar mengembangkan AI Storage Core, fondasi penyimpanan baru yang dibangun di atas tiga pilar utama, yakni Performa, Keandalan, dan Fleksibilitas. Teknologi ini menjadi langkah awal Lexar memasuki era penyimpanan AI tingkat konsumen.

Pada aspek performa, Lexar AI Storage Core memiliki kecepatan baca dan tulis berurutan yang tinggi untuk mendukung pemrosesan data AI dalam skala besar. Perusahaan juga mengembangkan optimalisasi I/O blok kecil (512B) serta kolaborasi dengan sistem host melalui lapisan SLC Boost dan Read Cache guna mempercepat pemuatan Large Language Model (LLM), pembuatan gambar generatif, dan berbagai tugas AI real-time lainnya.

Dari sisi keandalan, perangkat ini dibangun menggunakan teknologi paket terintegrasi Longsys yang memberikan perlindungan terhadap debu, air, guncangan, hingga radiasi. Beberapa model mendatang bahkan dirancang mampu beroperasi pada suhu ekstrem antara -40°C hingga 85°C, sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan kendaraan otonom, robotika luar ruangan, dan aplikasi kritis lainnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Strategi Grab Indonesia Jemput Peluang Bisnis di Tengah Tekanan Ekonomi Global 2026

Bisnis
3 hari lalu

XL Smart Garap Bravo 500 Summit 2026, Luncurkan ESTA Prime Demi Perkuat Bisnis Berbasis AI

Nasional
6 hari lalu

Pegadaian Pilih Skema Kolaborasi untuk Pengembangan AI, Masih Bayar Lisensi Meta

Bisnis
6 hari lalu

Direktur Utama BRI Hery Gunardi Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

Internasional
6 hari lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal