Usai Elon Musk Dukung Teori Antisemitic, Apple Berhenti Beriklan di X

Dini Listiyani
Apple Berhenti Beriklan di X (Foto: Laurenz Heymann/unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Apple berhenti beriklan di Twitter atau sekarang bernama X untuk kedua kalinya sejak dibeli Elon Musk. Keputusan Apple kali ini dilakukan usai Musk mendukung teori konspirasi antisemitic yang diunggah di situs tersebut. 

164 para rabi dan aktivis Yahudi menuntut perusahaan seperti Apple, Google, Amazon, dan Disney berhenti beriklan di X. Apple, pengiklan terbesar di X telah bergabung dengan IBM, Disney, Sony, Warner Bros. Discovery, Lionsgate, dan Paramount Global.

Laporan oleh Media Metters for America mengatakan pengiklan tertentu, termasuk Apple, IBM, Amazon, dan Oracle menempatkan iklan mereka di X, tepatnya di sebelah postingan yang dianggap berasal dari pelanggan sayap kanan, sebagaimana dikutip dari Phone Arena. 

Menanggapi postingan di X, yang mengklaim komunitas Yahudi mendukung kebencian dialektis terhadap orang kulit putih, Musk menjawab, "Anda telah mengatakan kebenaran yang sebenarnya," 

Komentar Musk memicu teguran dari Gedung Putih. Juru bicara Gedung Putih Andrew Bates mengatakan, "Tidak dapat diterima untuk mengulangi kebohongan mengerikan di balik tindakan Antisemitisme paling fatal dalam sejarah Amerika."

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Indonesia Tak Kebagian iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max? Ini Faktanya! 

9 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

14 hari lalu

Harga iPhone 15 16 17 Naik usai iPhone 18 Resmi Meluncur, Ini Penyebabnya!

14 hari lalu

Michael Dell Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia untuk Pertama Kali, Ungguli Larry Page

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal