Usai Elon Musk Dukung Teori Antisemitic, Apple Berhenti Beriklan di X

Dini Listiyani
Apple Berhenti Beriklan di X (Foto: Laurenz Heymann/unsplash)

CEO X Linda Yaccarino menanggapi kritik yang ditujukan kepada Musk. "Pandangan X selalu jelas diskriminasi oleh semua orang harus dihentikan, Saya pikir itu sesuatu yang kita bisa dan harus sepakati bersama. Terkait platform ini, X juga sangat jelas menyatakan upaya kami memerangi antisemitisme dan diskriminasi. Tidak ada tempat untuk itu di mana pun di dunia, ini buruk dan salah. Titik," ujarnya. 

Sekadar informasi, Musk membeli Twitter tahun lalu dengan mahar 44 miliar dolar AS. Setelah mengubah nama situsnya dari Twitter menjadi X, multi-miliarder mengungkapkan rencana untuk mengubah X menjadi aplikasi super multi-fungsi seperti WeChat China, yang menawarkan kemampuan media sosial bersama dengan fitur pembayaran seluler. 

Namun jika X tidak mampu mempertahankan beberapa pengiklannya yang mengeluarkan biaya tinggi, maka mereka perlu mencari sumber pendapatan baru selain X Premium.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Indonesia Tak Kebagian iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max? Ini Faktanya! 

9 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

13 hari lalu

Harga iPhone 15 16 17 Naik usai iPhone 18 Resmi Meluncur, Ini Penyebabnya!

14 hari lalu

Michael Dell Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia untuk Pertama Kali, Ungguli Larry Page

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal