Meski begitu, tidak dijelaskan apakah pertemuan tersebut akan berlangsung damai atau justru membawa ancaman bagi umat manusia.
Selain itu, Baba Vanga juga memperingatkan tentang perkembangan teknologi yang semakin sulit dikendalikan manusia. Dia disebut meramalkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan berkembang sangat pesat hingga berpotensi memengaruhi kehidupan manusia secara besar-besaran.
Ramalan lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah meningkatnya bencana alam ekstrem di berbagai belahan dunia, seperti gempa bumi besar, letusan gunung berapi hingga perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.
Meski begitu, banyak ahli menilai ramalan Baba Vanga sering kali bersifat samar dan dapat ditafsirkan dengan berbagai cara. Karena itu, sebagian pihak menganggap prediksi tersebut lebih sebagai spekulasi daripada kepastian.
Namun, setiap kali dunia dilanda krisis atau peristiwa besar, nama Baba Vanga hampir selalu kembali disebut-sebut. Hal itu membuat ramalan-ramalannya terus menarik perhatian publik hingga kini.