Wabah Virus Korona, Google Hanya Ingin Tampilkan Konten Medis yang Benar

Dini Listiyani
Head of Public Policy Google Indonesia Putri Alam. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

Kendati demikian, Putri menjelaskan Google juga perlu bantuan dari penggunanya untuk men-take down konten yang melanggar. Pengguna bisa membantunya melalui flagging yang sudah tersedia di platform.

“Namanya teknologi tidak sempurna ya. Pasti ada saja beberapa yang lolos. Kalau itu kita harus mengandalkan juga laporan dari public, yakni melalui flagging flag kita. Kalau gitu nanti kita review secara manual,” ujarnya.

Terlepas dari virus korona, Google mengaku selalu menerapkan empat prinsip dalam platformnya untuk memerangi informasi hoax di platformnya. Misalnya, raksasa mesin pencari ini selalu mengedepankan konten berkualitas tinggi, menangkal pelaku jahat, memberikan konten lebih lengkap untuk pengguna, dan mendukung ekosistem.

Dalam masa genting seperti sekarang ini, Google akan mengedepankan konten yang berasal dari lembaga-lembaga yang valid seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan World Health Organization (WHO). Jadi, seberapa baru berita tidak akan dikedepankan di masa seperti ini.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
9 hari lalu

2.000 Kampung Internet Jadi Senjata Komdigi Dorong Developer Game Daerah Go Global

25 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

26 hari lalu

Tok! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tetap Bisa Dipakai meski Masa Aktif Berakhir

1 bulan lalu

Pelajar Pembawa Bom di MAN 3 Padang Merakit Sendiri di Rumah Tanpa Sepengetahuan Ortu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal