“Ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal. Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan membangun kehadiran yang kuat di setiap pasar,” ujar Zhang Guibing, dalam keterangan pers, Selasa (8/9/2026).
AiMOGA mengembangkan robot melalui inovasi berbasis skenario dan pengujian langsung di berbagai pasar. Pendekatan tersebut dilakukan dengan menggabungkan teknologi, dukungan sistem, serta kolaborasi ekosistem.
Pada tahap awal, penerapan robot AiMOGA banyak diarahkan untuk kebutuhan layanan di sektor ritel otomotif. Kini, penggunaan teknologi tersebut mulai diperluas ke sektor lain, termasuk layanan publik dan sejumlah kebutuhan profesional.
Perkembangan ini memperlihatkan arah industri robotika yang mulai bergeser dari sekadar demonstrasi teknologi menuju penerapan nyata. AiMOGA berupaya memastikan robot dapat digunakan secara berkelanjutan dalam berbagai kondisi dan kebutuhan.
Perusahaan juga terus menguji performa teknologi melalui skenario penggunaan di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi AiMOGA untuk memperluas penerapan robot humanoid di berbagai negara.
Seelumnya, robot humanoid AiMOGA Mornine telah memperoleh sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa. Mornine juga telah mendapatkan sertifikasi FCC dari Amerika Serikat. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung kesiapan produk AiMOGA untuk memasuki lebih banyak pasar internasional.
Selain pengembangan teknologi, AiMOGA memanfaatkan pengalaman global Chery yang telah beroperasi selama hampir tiga dekade. Dukungan tersebut mencakup sistem riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, logistik, distribusi hingga layanan global.