JAKARTA, iNews.id - Ada beberapa ilmuwan Indonesia yang diakui dunia. Hasil dari pemikiran ilmuwan Indonesia ini membawa manfaat bagi kemajuan teknologi hingga kehidupan masyarakat saat ini.
Kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera dengan hasil temuan ilmuwan tersebut. Para ilmuwan sukses menemukan fakta tentang kromosom manusia, teknologi terbaru, sampai jaringan 4G.
Berikut adalah ulasan mengenai ilmuwan Indonesia yang diakui dunia, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (17/2/2023).
Sepanjang hidupnya, BJ Habibie identik dengan julukan Bapak Teknologi. Alumni Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen tersebut sudah menorehkan berbagai karya besar yang telah diakui dunia.
Karya pertama adalah kelahiran N-250 Gatotkaca, pesawat pertama Indonesia yang sudah melakukan penerbangan perdana tanggal 10 Agustus 1995.
Karya besar lain yang dibuat oleh BJ Habibie adalah Teori Crack Propagation, salah satu solusi yang dimanfaatkan untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi di badan pesawat.
Kontribusi lainnya adalah sukses meringankan bobot pesawat kosong, tanpa berat penumpang dan bahan bakar, sampai 10% dari sebelumnya. Angka penurunan tersebut dapat mencapai hingga 25% sesudah material komposit ditambahkan ke dalam pesawat.
Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1934 ini menemukan sistem arsitektur infrastruktur atau dikenal dengan fondasi cakar ayam. Salah satu bangunan yang menerapkan fondasi cakar ayam adalah landasan pacu Soekarno Hatta.
Ilmuwan Indonesia ini merupakan salah seorang yang menemukan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT). Teknologi tersebut dikenal dengan sebutan 4G LTE bagi masyarakat umum. Tahun 2005, konsep FFT tersebut menjadi standar International Telecommunication Union (ITU) yang sudah dipatenkan.
Alumnus Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang tersebut juga memiliki hak paten lainnya, contohnya adalah sistem deteksi illegal transmitter yang bisa digunakan dalam teknologi 5G.
Yogi sukses menyelesaikan persamaan Helmholtz memakai matematika numerik dengan cepat atau robust. Berkat penemuan tersebut, proses penyelesaian data seismik jadi ratusan kali lebih cepat.
Penemuan alumnus Teknik Penerbangan ITB tersebut menjadi angin segar untuk perusahaan minyak bumi. Para insinyur minyak sukses menyelesaikan sejumlah data dengan lebih cepat dan akurat. Sebuah perusahaan minyak yang tertarik dengan temuan tersebut adalah Shell.