Apa Itu Ekuinoks? Fenomena yang Tingkatkan Intensitas Penyinaran Matahari 

Tangguh Yudha
Apa Itu Ekuinoks? Fenomena yang Tingkatkan Intensitas Penyinaran Matahari  (Foto: unsplash)

Kemiringan sumbu rotasi Bumi ini cenderung tetap sambil Bumi mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, terkadang kutub utara Bumi miring ke arah Matahari (pada Juni), dan terkadang miring menjauh dari Matahari (pada Desember).

Pada ekuinoks Maret ini, Matahari memiliki asensiorekta yang hampir tepat nol. Ini karena titik nol asensiorekta ditentukan oleh posisi pusat Matahari pada saat ekuinoks.

Dampak yang ditimbulkan dari ekuinoks pada kehidupan sehari-hari di Bumi adalah adanya pergantian musim terutama bagi negara-negara subtropis dan berlintang tinggi.

Untuk Indonesia yang terletak di ekuator, pada momen ekuinoks hari ini, intensitas penyinaran Matahari akan mencapai maksimumnya, meski tidak akan menyebabkan peningkatan suhu yang signifikan, teriknya Matahari terasa menembus kulit.

Setelah ekuinoks hari ini, Matahari akan melanjutkan gerak semunya semakin ke utara hingga mencapai titik balik paling utara pada Juni mendatang, musim panas di belahan Bumi utara.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
6 bulan lalu

Matahari Tepat di Atas Kakbah Sore Ini, Ayo Cek Arah Kiblat!

Nasional
6 bulan lalu

Matahari di Atas Kakbah 15-16 Juli 2025, Waktunya Cek Arah Kiblat

Internasional
1 tahun lalu

Arab Saudi Masuki Musim Dingin, Suhu Ekstrem hingga -4 Derajat Celsius

Seleb
1 tahun lalu

Kekinian! APR, Duniatex dan Matahari Hadirkan Koleksi Fashion Ramah Lingkungan di JFW 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal