Apa Itu Godzilla El Nino, Fenomena Ekstrem yang Bikin Kemarau Indonesia Lebih Panjang?

Muhammad Sukardi
Musim panas Godzilla El Nino. (Foto: Ilustrasi AI)

Dampak tersebut bisa semakin parah jika terjadi bersamaan dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Pada fase ini, suhu laut di sekitar barat Indonesia, terutama Sumatra dan Jawa, menjadi lebih dingin, sehingga menghambat pembentukan awan hujan.

Dampak Godzilla El Nino dan IOD Positif bagi Indonesia

BRIN menyebut, kombinasi El Nino kuat dan IOD positif berpotensi terjadi sepanjang musim kemarau, yakni April hingga Oktober 2026. Kondisi ini dapat memicu sejumlah dampak berbeda di tiap wilayah:

- Indonesia selatan (Jawa hingga NTT): berisiko mengalami kekeringan lebih parah

- Sumatra dan Kalimantan: meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

- Wilayah timur seperti Sulawesi, Halmahera, dan Maluku: masih berpeluang mendapat curah hujan tinggi, bahkan banjir

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teror Godzilla El Nino Mulai April 2026, Indonesia Kena Dampaknya!

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau Lebih Awal, Waspada Kekeringan dan Karhutla 

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Musim Kemarau bakal Lebih Panjang, Dimulai April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal